Aku tak tau harus
memulai dari mana. Aku tau ini tak mungkin tapi aku akan selalu mencoba
menjadikan semua itu menjadi mungkin. Aku dita, aku seoraang mahasiswi di
sebuah Universitas Ternama di Kalimantan Selatan. Aku tak tau kenapa sampai
saat ini aku masih mencintainya, tak ada alasan mengapa ku harus melupakanya,
tak ada alasan pula mengapa ku telah mencintainya.
Terkadang aku berfikir
apakah ini sebuah takdir? Takdir yang menentukan pada siapa ku harus mencinta,
aku sungguh tak pernah mengerti mengapa cinta begitu perih, begitu sakit di
rasa. Apakah aku salah jika ku mencintainya? Selalu dan selalu itu yang ada di
dalam fikiran ku yang selalu aku pertanyakan. Bjalan ku menelusuri dunia ini,
pada hujan ku bertanya.? Mengapa kau member ku rasa dingin tapi tak bisa ku
merasakan suatu kehangatan, dia yang ku cintai masih memendam, menyayangi
kekasihnya yang dulu, rasa sayangnya pada kekasih lamanya itu tak dapat ditandingi
oleh siapa pun, mungkinkah aku dapat memilikinya seutuhnya?
Berjalan dan terus
berjalan, tak dapat ku pungkiri bahwa rasa sayang, rasa sakit itu sangat hadir
secara bersamaan. Aku ingin menjadikan suatu keinginan ku untuk memilikinya
seutuhnya menjadi mungkin. Aku takut, aku takut kehilangannya. Kuliah ku pun
menjadi hancur berantakan, ku tak bisa berjalan dalam satu tujuan, karena entah
mengapa aku terlalu sangat memikirkannya, ingin ku terus bersamanya, tapi entah
lah apakah semua itu kan menjadi suatu kenyataan.







